PENERAPAN NILAI TRILOGI NUSA PUTRA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
PERKULIAHAN UMUM
PENERAPAN NILAI TRILOGI NUSA PUTRA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
Hallo, Perkenalkan nama saya Tsani
Nursakinah. Mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Universitas Nusa Putra. Pada saat ini sedang menempuh pendidikan S1 di Universitas
Nusa Putra semester 6.
Universitas
Nusa Putra merupakan sebuah Perguruan Tinggi Swastra yang berlokasi di
Jl. Raya Cibolang No. 21, Cibolangkaler, Cisaat, Sukabumi, Jawa
Barat, 43152. Universitas Nusa Putra memiliki 2 Fakultas yaitu Fakultas Teknik,
Komputer, dan Desain (FECD), Fakultas Bisnis, Hukum, dan Pendidikan (FBLE).
Dengan jumlah 10 program studi pada S1, 5 program studi S2, bahkan 1 program
studi pada S3.
Setelah
mengikuti perkuliahan umum kenusaputraan yang berlangsung pada hari kamis
tanggal 10 Juli 2025 yang dilaksanakan di Auditorium Nusa Putra. Saya dapat
mengetahui perjuangan hingga kampus ini berkembang menjadi Universitas dan
mengetahui bahwa Universitas Nusa Putra memiliki nilai-nilai luhur yang disebut
dengan Trilogi Nusa Putra yang harus dijunjung tinggi berdasarkan pemaparan Dr. Kurniawan,
S.T., M.Si., M.M.. Melalui Blog ini, saya akan memaparkan dan sedikit berbagi
pengalaman mengenai makna dan bagaimana Trilogi Nusa Putra ini di amalkan dalam
kehidupan sehari-hari.
Sebagaimana
telah dijelaskan pada salah satu laman Universitas Nusa Putra (https://nusaputra.ac.id/id/tentang/nilai-nilai-luhur/)
yaitu Universitas Nusa Putra memiliki nilai-nilai luhur sekaligus juga
merupakan manifesto dalam perjuangannya meraih visi misi. Nilai-nilai itu
disebut dengan Trilogi Nusa Putra yang harus dijungjung tinggi dan menjadi
bagian dalam kehidupan seluruh insan Nusa Putra. Pandangan saya mengenai slogan
tersebut menunjukkan bahwa Universitas Nusa Putra tidak hanya fokus pada
pencapaian akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur sebagai dasar
pembentukan karakter seluruh civitas akademika. Trilogi Nusa Putra menjadi
pedoman moral dan etika dalam mencapai visi dan misi universitas, serta
mencerminkan komitmen kuat untuk menciptakan generasi yang berintegritas,
berdaya saing global, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.
Adapun Trilogi Nusa Putra meliputi :
1.
Amor
Deus (Cinta Kasih Tuhan)
Sebagai
anugerah cahaya insan Nusa Putra untuk tetap menjalankan syariat agama,
beragama merupakan kebutuhan dan cinta kita kepada Tuhan, bukan lagi sebagai
kewajiban.
2.
Amor
Parentium (Cinta Kasih Orang Tua)
Sebagai
kekuatan insan Nusa Putra untuk menjaga ajaran dan nilai-nilai luhur rasul,
leluhur, kedua orang tua dan guru-guru kita serta orang orang soleh sebelum
kita.
3.
Amor
Concervis (Cinta Kasih Sesama)
Sebagai
pengikat insan Nusa Putra untuk menjalani hidup berdampingan secara damai dalam
menyikapi setiap perbedaan, karena Tuhan berkehendak atas adanya perbedaan itu
sendiri.
Dengan adanya Trilogi Nusa Putra
tersebut kita sebagai mahasiswa harus menanamkan dan mengamalkannya kepada
orang lain. Saya berusaha mengamalkan Trilogi Nusa Putra ketika saya
melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Trilogi Nusa Putra pertama yaitu Amor Deus (Cinta Kasih Tuhan), bentuk
pengamalan saya yaitu dengan bersama sama membersihkan tempat ibadah kita yaitu
membersihkan salah satu masjid, mengikuti pengajian kuliah subuh, dan mengikuti
pengajian bulanan.
Membersihkan Mesjid
Pengajian Kuliah Subuh Bersama
Ibu-Ibu
Pengajian Bulanan
Kemudian Trilogi Nusa Putra yang
kedua yaitu Amor Parentium (Cinta Kasih Orang Tua). Bentuk pengamalan saya ketika
saya melaksanakan KKN yaitu dengan membantu guru dalam kegiatan belajar
mengajar di salah satu Paud.
Membantu Kegiatan Pembelajaran Salah Satu Di Paud
Dan Trilogi Nusa Putra yang
terakhir yaitu Amor Concervis (Cinta Kasih Sesama). Sama seperti sebelumnya
bentuk pengalaman saya ketika KKN dengan trilogi ini yaitu dengan
menyelenggarakan santunan dan buka bersama dengan anak anak yatim dan piatu dan
membantu warga membersihkan lingkungan.
Santunan
dengan Anak Hebat Yatim dan Piatu
Buka
Bersama dengan Anak Hebat Yatim dan Piatu
Membantu warga membersihkan lingkungan
Berdasarkan pengalaman saya setelah mengamalkan nilai-nilai luhur Trilogi Nusa Putra dalam kehidupan bermasyarakat. Trilogi Nusa Putra memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk sikap dan perilaku mahasiswa dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui pengamalan Amor Deus (Cinta Kasih Tuhan), saya belajar untuk memperkuat hubungan dengan sang pencipta dan menghidupkan nilai-nilai keagamaan secara aktif di tengah masyarakat. Amor Parentium (Cinta Kasih Orang Tua) mengajarkan saya pentingnya menghormati dan membantu para pendidik. Sedangkan Amor Concervis (Cinta Kasih Sesama) menumbuhkan kepedulian sosial dan empati terhadap sesama melalui kegiatan yang melibatkan langsung masyarakat. Seluruh pengalaman ini menegaskan bahwa Trilogi Nusa Putra tidak hanya menjadi pedoman nilai, tetapi juga mampu membentuk karakter mahasiswa yang peduli, berakhlak, dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Dengan itu saya merasa bangga menjadi salah satu insan Nusa Putra.
Terimakasih..
Wassalamu'alaikum, wr.wb.








Komentar
Posting Komentar